Melampaui Penderitaan dan Kebahagiaan
Sejak manusia dilahirkan dan mulai menyadari kesadarannya bahwa dirinya ada, mulai saat itu manusia merasakan dualisme penderitaan dan kebahagiaan. Dalam perjalanannya, manusia akan mengejar kebahagiaan dan menolak atau menghindari penderitaan. Padahal keduanya tidak ada bedanya karena merupakan hal yang silih berganti. Salah satu misi rumah kesadaran yaitu untuk melampaui penderitaan bahkan kebahagiaan. Melampaui penderitaan dan kebahagian berarti menjadi ruang besar dan terpisah dari penderitaan dan kebahagian menjadi kekosongan yang suwung, murni dan ketenangan serta ketentraman tanpa batas termasuk terbebas dari warna pikiran, perasaan, sensasi tubuh maupun lingkungan diluar dirinya.
